Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!

Image
Ketika seorang pemain berhenti dari jarak 25 meter dari gawang untuk bersiap mengambil tendangan, penonton terdiam dan menunggu dalam antisipasi. Ia tahu apa yang akan terjadi. www.sportstardom.com Bagi banyak orang, akan ada sedikit kekhawatiran. "Wah, ini bisa menjadi masalah besar bagi kiper," atau "Ini akan menjadi sebuah tembakan yang hebat dan menakjubkan.! Ini bukan tentang sekedar para pemain biasa. Ini adalah tentang para spesialis yang memiliki keterampilan khusus dalam eksekusi sepakan bola mati, yang bisa membuat pihak lawan berpikir, "Uh-oh, ini bisa jadi masalah." Ini tentang para pemain yang memiliki keteguhan mental — diselaraskan dengan kecemerlangan teknis — untuk menembakkan bola ke atas atau melewati pagar hidup, melewati kiper yang terkejut, dan masuk ke bagian belakang gawang. Ini tentang mereka yang bisa melakukannya lagi. Dan lagi. Dan berikut 16 penendang free kick terbaik sepanjang masa, seperti yang kami kutip dari blea...

Tak Seperti Ahok, Ini yang Berbeda Saat Anies-Sandy Memimpin DKI Jakarta

Suasana berbeda terlihat di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/2). Sebuah mimbar berdiri tegak di lokasi biasa digunakan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiga Uno dalam melakukan wawancara bersama awak media.
Tak perlu lagi menjulurkan tangan untuk merekam suara keduanya saat sesi tanya jawab atau doorstop, namun disediakan sebuah speaker untuk menengadahkan mic atau telepon genggam milik wartawan.
Hal ini berbeda pada saat zaman Gubernur DKI sebelumnya seperti Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Kala itu, setiap wartawan yang bertemu tiga mantan Gubernur ini selalu mendapatkan jawaban yang ditanyakan. Namun saat ini, sangat berbeda karena Sandiaga Uno sangat memperhatikan frame untuk masuk ke dalam media televisi.
Menurut Sandi, suasana barunya adalah sebagai bentuk pemerintahan yang kekinian. "Namanya juga millennial style," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12).
Tak hanya itu, dia secara spontan menceritakan kinerja yang baru selama dua bulan berjalan kerap kali dibandingkan dengan masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. "Pasti kita dibanding-bandingkan, itu nggak bisa terlepas bahwa kita akan selalu dibandingkan sama sebelumnya," ujar dia.
Politikus Partai Gerindra itu berjanji untuk menyatukan warga Jakarta dengan hal-hal yang mendinginkan. Terlebih lagi, waktu yang terus berjalan menuju pergantian tahun, masyarakat diharap semakin bisa membiasakan diri dengan adanya pemimpin baru.
"Saya ingin menyatukan warga. And that’s hope, ini mau masuk natal, tahun baru, festive season, kita cool down, kita jangan memanas-manaskan," tuturnya.
Meski dibanding-bandingkan dengan masa Ahok-Djarot, Sandi tetap yakin untuk bisa mengajak masyarakat supaya berhenti memecah-belah persatuan karena hingga saat ini masih ada saja perbedaan antara pendukung Anies-Sandi juga pendukung Ahok-Djarot.
Dia menambahkan, menyambut hari raya Natal dan tahun baru, masyarakat agar menjaga persatuan juga sudah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kalau kalian mau ikut ajaran Pak Jokowi jangan bantu untuk memecah-belah ya, cool down the system," pungkasnya. (jpg/aci)

"ARTIKEL DARI ( FAJARONLINE.COM )

Comments

Popular posts from this blog

Sandi Uno Perbolehkan Pengemis Minta-minta di Wihara

Yusril Sebut Jokowi Berpotensi Kalah Telak oleh Kotak Kosong, Dede: Harusnya Ngaca Sril

Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!