Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!

Image
Ketika seorang pemain berhenti dari jarak 25 meter dari gawang untuk bersiap mengambil tendangan, penonton terdiam dan menunggu dalam antisipasi. Ia tahu apa yang akan terjadi. www.sportstardom.com Bagi banyak orang, akan ada sedikit kekhawatiran. "Wah, ini bisa menjadi masalah besar bagi kiper," atau "Ini akan menjadi sebuah tembakan yang hebat dan menakjubkan.! Ini bukan tentang sekedar para pemain biasa. Ini adalah tentang para spesialis yang memiliki keterampilan khusus dalam eksekusi sepakan bola mati, yang bisa membuat pihak lawan berpikir, "Uh-oh, ini bisa jadi masalah." Ini tentang para pemain yang memiliki keteguhan mental — diselaraskan dengan kecemerlangan teknis — untuk menembakkan bola ke atas atau melewati pagar hidup, melewati kiper yang terkejut, dan masuk ke bagian belakang gawang. Ini tentang mereka yang bisa melakukannya lagi. Dan lagi. Dan berikut 16 penendang free kick terbaik sepanjang masa, seperti yang kami kutip dari blea...

Soal 'nyanyian' La Nyalla, Al-Khaththath sebut itulah yang sebenarnya terjadi

Bola panas 'nyanyian' mantan Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti terkait mahar politik diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto hingga membuatnya gagal maju dalam Pilgub Jatim terus bergulir. Ocehan La Nyalla yang mengaku mendapat dukungan dari ormas Islam ditepis Presidium Alumni 212.
Menurut Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo, La Nyalla batal diusung Gerindra, PKS, dan PAN karena tak lolos seleksi. Kendati begitu, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath menegaskan ucapan disampaikan La Nyalla merupakan fakta yang sebenarnya terjadi saat proses penyeleksian tiga parpol tersebut untuk Pilgub Jatim.
"Apa yang saya omong itu yang sebnarnya terjadi. Nah cuma itu ada yang keliru mengutip kemudian disikapi teman-teman dari 212," kata Al-Khaththath saat dihubungi merdeka.com, Minggu (14/1).
Menurut Al-Khaththath, alumnis 212 kecewa saat Prabowo Subianto dan koalisi Partai Gerindra tak mengusung lima calon salah satunya La Nyala di pilgub Jatim, benar adanya. Namun menurut dia, pernyataannya saat itu tak dikutip secara utuh oleh awak media sehingga persepsinya menjadi melebar.
"Jadi seolah-olah saya dan presidium alumni 212 ada gimana-gitu," ucap dia.
Kendati begitu, dia memastikan tak ada perpecahan di tubuh presidium alumni 212 pasca-usulan La Nyalla di Pilgub Jatim ditolak koalisi Gerindra, PKS, dan PAN. Menurut dia, presidium alumni 212 tetap mendukung partai politik yang berseberangan dengan tokoh penista agama.
"Enggak ada perpecahan. Insya Allah enggak termakan upaya pemecah belah. Persoalan bukan pada tokoh 212 tapi itu persoalan La Nyalla dengan partainya kemudian cabug dan lain dengan partai yang lain," tandasnya.
Sebelumnya, mantan Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo geram atas pernyataan La Nyalla yang membawa-bawa nama Presidium Alumni 212. Saat itu, La Nyalla mengaku kecewa dengan Gerindra tak menjalankan amanah yang diberikan Presidium Alumni 212 untuk mengusungnya sebagai cagub di Pilgub Jatim 2018.
"Bapak La Nyalla, yang juga membawa-bawa 212. Kami merasa berkepentingan memberi klarifikasi, karena kami lihat pernyataan itu melenceng dan di luar konteks," ujar Sambo di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).
Menurut Sambo, urusan pribadi diharapkan tak dibawa-bawa ke organisasi. Apalagi kalau hal itu dapat memecah belah hubungan antara partai politik pendukung Presidium Alumni 212.
"Kami adakan konpers ini karena sudah banyak yang nanya, dan juga sebagai alumni 212 dan juga saya banyak terlibat dan tahu proses bagaimana pengajuan penyalonan bupati atau gubernur kepada parpol pendukung 212," tegasnya.
Dengan tak diusungnya La Nyalla, Sambo menegaskan, tahu bagaimana proses pemilihan itu hingga partai Gerindra memilih Gus Ipul dan Puti Soekarno.
"Karena saya juga mengajukan beberapa nama ke parpol milik Pak Prabowo, Pak Amien (Rais), saya tahu proses itu gimana," pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Sandi Uno Perbolehkan Pengemis Minta-minta di Wihara

Yusril Sebut Jokowi Berpotensi Kalah Telak oleh Kotak Kosong, Dede: Harusnya Ngaca Sril

Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!