Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak menghormati mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Hal itu menyikapi ihwal tidak adanya peresmian flyover Pancoran pasca ujicoba kendaraan yang dibuka pada hari ini Senin (15/1). Mengingat, proyek tersebut mulai dibangun pada November 2016 atau pada era Ahok menjabat.
"Anies tidak menghormati gubernur sebelumnya ya, si Ahok, seharusnya dia meresmikan sebagai salah satu sosialisasi kepada masyarakat tentang fungsi flyover itu," kata Arbi kepada AKURAT.CO, Senin (15/1).
Menurut Arbi, Gubernur Anies gengsi untuk meresmikan proyek yang dibangun era Ahok. Hal itu terlihat dari kebijakan-kebijakan gubernur sebelumnya yang diubahnya.
"Jangan-jangan dia (Anies) masih dendam dengan Pilkada DKI 2017. Kan banyak kebijakan-kebijakan gubernur sebelumnya yang diubah Anies, misalnya Monas," katanya.
"Memang flyover Pancoran kalau dilihat pembangunan skala kecil atau sederhana, jika kesederhanaan itu dijadikan alasan, kita lihat ke depan apakah dia akan meresmikan pembangunan yang dibuat di zamannya. Semoga konsisten tidak meresmikan," kata Arbi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga, Yusmada Faizal mengatakan bahwa Pemprov DKI memilih langsung ujicoba flyover Pancoran tanpa adanya peresmian agar masyarakat langsung dapat merasakan fasilitas umum itu.
Mengingat sebelumnya pekerjaan flyover tersebut sempat molor selama 2 minggu karena beberapa fasilitas pendukung belum terbangun.
"Flyover sudah dibuka pukul 06.00 WIB, disana ada Dishub dan Kepolisian yang mengatur lalulintas," kata Yusmada kepada AKURAT.CO.
"Tanpa ada seremoni atau peresmian, kita langsung ujicoba dan nanti akan dievaluasi secara periodik, terutama pada minggu awal dan seterusnya," pungkasnya.
Seperti diketahui, Flyover Pancoran dibangun sejak November 2016 atau pada era mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya.
Flyover yang menghubungkan Jalan MT Haryono dari arah Cawang menuju Jalan Gatot Subroto dibangun dengan total anggaran Rp114 miliar dengan panjang 840 meter dan lebar sembilan meter.[]
SUBER BERITA DARI ( AKURAT.CO )
Comments
Post a Comment