Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!

Image
Ketika seorang pemain berhenti dari jarak 25 meter dari gawang untuk bersiap mengambil tendangan, penonton terdiam dan menunggu dalam antisipasi. Ia tahu apa yang akan terjadi. www.sportstardom.com Bagi banyak orang, akan ada sedikit kekhawatiran. "Wah, ini bisa menjadi masalah besar bagi kiper," atau "Ini akan menjadi sebuah tembakan yang hebat dan menakjubkan.! Ini bukan tentang sekedar para pemain biasa. Ini adalah tentang para spesialis yang memiliki keterampilan khusus dalam eksekusi sepakan bola mati, yang bisa membuat pihak lawan berpikir, "Uh-oh, ini bisa jadi masalah." Ini tentang para pemain yang memiliki keteguhan mental — diselaraskan dengan kecemerlangan teknis — untuk menembakkan bola ke atas atau melewati pagar hidup, melewati kiper yang terkejut, dan masuk ke bagian belakang gawang. Ini tentang mereka yang bisa melakukannya lagi. Dan lagi. Dan berikut 16 penendang free kick terbaik sepanjang masa, seperti yang kami kutip dari blea...

Paduan Suara Gereja dan Santri Berkolaborasi Nyanyikan Lagu Religi

Surabaya : Bagaimana jadinya paduan suara dari umat krsitiani dan santri berkolaborasi menyanyikan sebuah lagi diiringi instrumen musik. Suasana Kebhinnekaan itu terlihat pada Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar PDI Perjuangan Jawa Timur, Jumat (12/1/2018) malam
Tampilan lagu dan puji pujian dari Paduan Suara Narwastu GKJW Gresik, serta The Couple dan Mass Bro Ponpes Al-Ibrohimiy Wringinanom, Gresik seakan membawa suasana khidmad.
Mereka membawakan lagi Ahlan Wa Sahlan, Ya Lal Wathon, dan Ucap Syukur pada Tuhan sebagai lagu pembuka. Selain itu juga ada pujian dalam bahasa Ibrani, Inggris, Indonesia, dan Jawa, serta pembacaan Doa Bapa Kami dalam bahasa Aramic, yakni bahasa yang dipakai Yesus pada masanya. Tidak ketinggalan tampilan peniup sangkakala, dan Paduan Suara dari GPIB Maranatha.
"Kami menghadirkan ini semua untuk menampilkan Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika,” kata Ronny H. Mustamu, Ketua Panitia Natal Bersama 2017 DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Selain khotbah Natal oleh Pendeta Didik Tridjatmiko, juga diisi dengan pesan Natal atau refleksi dari tokoh agama yang hadir, yaitu dari Katolik, Kristen Protestan, Islam, Hindu, Buddha, Konghucu, serta Aliran Kepercayaan.
"Kami bersyukur para pemuka agama dan aliran kepercayaan berkenan hadir pada perayaan Natal kali ini, ini bukti Indonesia yang berbhinneka," ujar Ronny.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, perayaan Natal hendaknya tidak berhenti pada seremonial, melainkan juga aksi nyata dari makna Natal itu sendiri.
"Jangan hanya berhenti pada seremonial, namun perlu diwujudkan dalam aksi nyata. Saya mengapresiasi perayaan Natal kali ini, termasuk diselenggarakannya diskusi Pra-Natal yang dihadiri oleh saudara-saudara dari berbagai komunitas," papar Kusnadi.
Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar PDI Perjuangan dengan sub-tema "Merajut Kasih Dalam Kebhinnekaan Indonesia" menjadi lebih meriah, karena dihadiri oleh cucu Presiden Pertama Republik Indonesia, yaitu Puti Guntur Soekarno. Puti saat ini mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018, sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur berpasangan dengan Saifullah Yusuf sebagai Calon Gubernur, yang diusung PDI Perjuangan.
Dalam sambutannya, Puti mengulas kembali pentingnya Pancasila sebagai pondasi hidup berbangsa dan bernegara, yang digali oleh Bung Karno. Puti mengajak semua orang kembali pada nilai luhur budaya bangsa yang terkandung dalam Pancasila.
"Nilai luhur itu adalah Gotong Royong, yang saat ini semakin sulit kita temui. Mari kita kembali pada semangat itu untuk membangun bangsa Indonesia," kata Puti Guntur Soekarno.


Sumber berita dari ( RRI.COM )

Comments

Popular posts from this blog

Sandi Uno Perbolehkan Pengemis Minta-minta di Wihara

Yusril Sebut Jokowi Berpotensi Kalah Telak oleh Kotak Kosong, Dede: Harusnya Ngaca Sril

Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!