Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!

Image
Ketika seorang pemain berhenti dari jarak 25 meter dari gawang untuk bersiap mengambil tendangan, penonton terdiam dan menunggu dalam antisipasi. Ia tahu apa yang akan terjadi. www.sportstardom.com Bagi banyak orang, akan ada sedikit kekhawatiran. "Wah, ini bisa menjadi masalah besar bagi kiper," atau "Ini akan menjadi sebuah tembakan yang hebat dan menakjubkan.! Ini bukan tentang sekedar para pemain biasa. Ini adalah tentang para spesialis yang memiliki keterampilan khusus dalam eksekusi sepakan bola mati, yang bisa membuat pihak lawan berpikir, "Uh-oh, ini bisa jadi masalah." Ini tentang para pemain yang memiliki keteguhan mental — diselaraskan dengan kecemerlangan teknis — untuk menembakkan bola ke atas atau melewati pagar hidup, melewati kiper yang terkejut, dan masuk ke bagian belakang gawang. Ini tentang mereka yang bisa melakukannya lagi. Dan lagi. Dan berikut 16 penendang free kick terbaik sepanjang masa, seperti yang kami kutip dari blea...

Awal Tahun, Jakarta Utara Hadapi Darurat Banjir Rob

JAKARTA - Banjir rob kini masih tetap menghantui warga wilayah Jakarta Utara di awal tahun 2018.
Supermoon akan menjadi salah satu penyebab warga Jakarta Utara, kini masuk kategori darurat banjir rob.
"Supermoon terjadi di awal tahun ini, membuat debit air laut meningkat. Tanpa kesiapan banjir rob bakal menggenangiwilayah Jakarta Utara. Kini, supermoon mulai terlihat di Thailand, dan bisa terlihat di Indonesia itu jatuh pada Selasa (2/1/2018) hingga Rabu (3/1/2018). Imbasnya adalah, air laut menjadi pasang," kata Harry Tirto Djatmiko selaku Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Senin (1/1/2017).
Dikatakannya, tidak hanya memasuki hari-hari pertama tahun 2018, pihaknya juga mencatat, setidaknya ada trilogi supermoon, baik di awal Desember lalu, awal Januari, dan terakhir pada akhir bulan Januari, yaitu 30 - 31 Januari 2018 mendatang.
Dikatakannya, perihal peningkatan debit air, pihaknya memprediksikan jika air laut dengan pasang maksimum, bakal terjadi pada 1- 4 Januari 2018 serta 29 Januari - 2 Februari 2018 mendatang.
"Tanpa ada persiapan, kemungkinan rob bakal terjadi lagi dan lebih hebat," jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan stakeholder lainnya pada saat belum ada kesiapan tanggul di Jakarta, hingga belum sepenuhnya terbangun total.
Terkait dengan pembangunan Giant Sea Wall atau juga yang sebut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) kini dalam tahap proses pembangunan.
Beberapa titik tanggul itu masih berlubang dan belum terbangun tanggul, secara menyeluruh.
Mengingat kembali kondisi diperparah dengan banyaknya tanggul di dekat pemukiman padat penduduk yang jebol beberapa waktu yang lalu seperti Kawasan Penjaringan, Muara Baru, dan di Kawasan Cilincing Jakarta Utara.
Air bahkan sempat menggenangi kawasan tersebut, serta membuat Kawasan padat dengan pemukiman penduduk tergenang selama dua hari.
Tidak hanya membuat aktifitas warga lumpuh, namun meskipun Pemprov DKI mengupayakan berbagai cara yang sempat dilakukan.
Baik itu ditambal menambal tanggul jebol, memasangi karung pasir, disertai menyiagakan pompa air.
Upaya penanganan banjir rob pun juga terlihat tak bisa dihindari. Air kian menumpuk lantaran kali kali penuh akibat sampah dan hujan deras, yang melanda Ibukota Jakarta.
"Pada saat ini, banyak di wilayah Jakarta Utara itu terancam banjir rob. Secepatnya, kami akan berkoordinasikan dengan instansi terkait, agar bisa menyiagakan banjir rob. Pemetaan dititik-titik banjir rob baik di Kawasan Pantai Mutiara, Kawasan Muara Baru, Kawasan cilincing, serta Ancol dan wilayah Penjaringan lain itu menjadi titik-titik lokasi rawan banjir rob," papar Jupan Royter selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Antisipasinya, jelas Jupan, akan mengingatkan para pemangku kebijakan untuk mengingatkan waspada atas supermoon tersebut. Ia yakini di awal tahun 2018 ini banjir rob akan melanda di kawasan Jakarta Utara.
"Kami akan berkoordinasi untuk atas hal ini ya. Pastinya kawasan Jakarta Utara jadi perhatian kami," singkatnya.
Teguh Hendrawan selaku Kepala Dinas (Kadis) Sumber Daya Air DKI Jakarta, mengatakan jika banjir rob juga pernah terjadi di wilayah Kamal Muara, Pelindo II, Pantai Mutiara, dan di Ancol karena tanggul jebol. Maka itu, perbaikan tanggul juga dilakukan oleh jajaran Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau (PUPR) RI, bersama perusahaan swasta.
“Bebarapa diantaranya itu, sudah kami lakukan pengamanan tanggul jebol, membuat penahan karung pasir serta kayu dolken. Hanya itu. Lalu pada 2018 nanti, kami akan lakukan perbaikan secara permanen di lokasi tersebut yang salah satunya NCICD yang dibangun diwilayah pasar ikan sepanjang 1,2 kilometer sejak 2016," ucap Teguh.
Teguh menjelaskan, rob yang terjadi di Jakarta Utara tak sepenuhnya kesalahan pada tanggul.
Sekali pun tanggul terbangun, lanjut Teguh, tapi banyak tanggul yang sengaja dilubangin warga untuk saluran limbah.
"Permasalahan pelubangan tanggul oleh pihak warga kami telah memutus pipa dan juga telah menambalnya," ucapnya kembali.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad mengatakan mengatasi banjir rob, pada awal tahun ini dengan mengerahkan sejumlah unit pompa di titik-titik banjir rob.
Dia juga menyiapkan sarana dan prasarana dalam bentuk apapun untuk para korban banjir rob di Jakarta Utara yang akan mengungsi.
"Karung yang berisi pasir yang disiapkan untuk kondisi darurat. Soal lokasi pengungsian, saya megimbau peran dari Camat dan Lurahnya kan wajib ada dan dimaksimalkan. Saya pun minta, agar di lokasi-lokasi rawan banjir rob itu, selalu diperhatikan. Sosialisasi juga gencar dilakukan kepada warga. Kantor Lurah merupakan lokasi pengungsian. Selain itu bila di dekat banjir ada Gor (Gelanggang Olahraga) ataupun lapangan, bisa di pusatkan di sana. Perahu karet disiapkan pastinya," katanya.
Dia meminta kepada jajaran Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air Kota Jakarta Utara ini agar tetap siaga melakukan monitoring di titik-titik rawan banjir rob dan wilayah lainnya.
"Sudin SDA Jakarta Utara monitoring terhadap debit air laut dan kali, lantaran jika salah-salah duanya ini menjadi penuh saat bersamaan dan menyebabkan banjir. Jadi kita ingin kosongkan dulu tanggulnya ya agar debit kali masuk. Lalu, menyiagakan tanggul laut yang rendah dengan pompa mobile dan pompa lainnya," ucapnya.

Comments

Popular posts from this blog

Sandi Uno Perbolehkan Pengemis Minta-minta di Wihara

Yusril Sebut Jokowi Berpotensi Kalah Telak oleh Kotak Kosong, Dede: Harusnya Ngaca Sril

Ini Loh 16 Penendang Free Kick Terbaik Sepanjang Masa, No 1 Memang Rajanya!